Benny & Mice Expo

Tanggal  12-15 April 2010 saya libur lagi karena kelas 3 UAS. Senang? Tidak. Karena harus membuat naskah drama, mempersiapkan propeti, dan yang lainnya. Liburan habis untuk mengerjakan itu semua. Tapi untunglah hari Rabu, 14 April 2010, break sejenak. Sebenarnya ada acara lain. Tapi saya menolak untuk menghadirinya. Sok sibuk sekali ya, saya ini. Haha.

Okey, kemarin saya pergi bersama ibu saya. Dan salah satu tempat yang saya kunjungi adalah Benny & Mice Expo. Informasi mengenai pameran ini sudah saya dapet sejak lama dari teman saya, Mas Ucup.

Tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Benny & Mice kan? Yup, Benny & Mice adalah komik, kartun,  yang hadir di Kompas setiap hari Minggu. Pada kesempatan ini, Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad (Mice), kartunis Benny & Mice, menyelengarakan pameran terbesar sepanjang karir mereka. Karena pameran ini diadakan di empat venue Bentara Budaya (Jakarta, Yogya, Solo, Bali) serta di gedung CCCL Surabaya.

Saya beserta ibu saya mengunjungi Benny & Mice Expo di Bentara Budaya Yogya, Jl. Suroto 2. Walaupun saya anak Jogja, tapi harus tanya sana sini, buka google map untuk mengetahui lokasi Jalan Suroto. Sempat muter-muter karena ternyata 1 arah, akhirnya kami menemukan Bentara Budaya.

Ketika memasuki ruangan, kami disambut oleh aroma wangi yang menyengat. Di sebelah kanan terpampang sejarah atau lebih tepatnya periodisasi singkat perjalanan karir Benny & Mice dari lahir hingga tahun 2010. Di sebelah kiri ada semacam halte bus yang ternyata menggambarkan tentang Lagak Jakarta. Yang paling menarik perhatian adalah ketika saya melihat ada space yang kotor. Sampah berserakan dimana-mana, ada baju-baju “pating slengkrah”, gambar -gambar yang dijepit seperti jemuran bersama celana jeans. Unik.

Saya berkeliling. Ada hal lain yang membuat saya heran. Weh, kok ada konter HP disini? Rupanya, itu merupakan properti atau apa ya namanya, tentang buku mereka “Talk About Hape”. Ahay, saya sudah menemukan sumber aroma wangi yang saya cium tadi. Suasana space “Lost ini Bali” berupa pantai (karena ada pasirnya), dan ada dupanya. Yup, dupa membuat ruangan beraroma wangi. Di bagian lain, ada pameran peduli pemanasan global. Kartun-kartun Benny & Mice yang menghiasi buku “Hidup Hirau Hijau” akan menambah pengetahuan atas isu pemanasan global.

Loh? Kok pengunjung lain membawa buku warna orange? Dapet di mana ya? Oh, ternyata harus mengisi buku hadir lalu dapat deh! Setelah puas berkeliling dan mendapatkan buku orange, saya dan ibu pulang. Mungkin orang mengira saya agak tidak sehat karena selama di pameran, saya tidak henti-hentinya tersenyum. :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s