Bersakit-Sakit Dahulu

Ada yang pergi, ada yang datang. Mei pergi, Juni datang. Sebentar lagi. Tapi, masih ada kamus Jepang, karya monumental, video senam yang belum mau pergi dari daftar tugas akhir semester. Sepertinya, mereka harus diusir dengan mengerjakan semua tugas itu. Huft.

Tugas-tugas itu sudah diberi jauh-jauh minggu atau bahkan bulan sebelum deadline. Tapi seperti biasa, niat untuk mengerjakan saja, datangnya mepet-mepet deadline. Alhasil, keburu-buru mengerjakannya.

Mungkin, salah satu alasan mengapa guru memberi tugas adalah supaya bersekolah itu ada seninya. Seni tergerak hatinya untuk mengerjakan, seni bingung mencari referensi (baca:contekan), dan seni-seni lainnya. Haha :D

Oke, jah, santai saja. Kerjakan dan nikmati saja tugas-tugas yang diberikan. Suatu saat nanti, akan mengetahui manfaatnya. Enjoy aja. Take it easy, but don’t ‘nggampangke’. Ha~h, sedang mencoba menyulut api semangat, nih.

Kerjakan, selesai, kumpulkan. Belajar untuk semesteran. Bagi rapot, libuuurrr!! Asiikkk. Tak apalah, bersakit-sakit dahulu, besenang-senang kemudian. Oiya, masih ada kemah besar dan masa jabatan menjadi DApun akan berakhir. Pendakian massal ke Merbabu? Huwaaa, pengen ikuuttt!! Ibuk, boleh ya? Ya ya ya ya ya??!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s