FKY vs Kimochi Fest

Kemarin Ahad, 4 Juli 2010 saudara dari Bandung, dik Fara, datang ke rumah. Daripada nganggur kasihan sudah jauh-jauh datang mosok tidak diajak jalan-jalan. Yasudah, akhirnya aku dan mbak Mama mengajaknya ke JEC. Tapi aku meminta untuk ke Benteng Vredenburg juga. Ada apa di sana?

Setelah sholat dzuhur, kami berangkat dengan menggunakan motor. Oh, ternyata ke Stasiun Tugu dulu mau beli tiket pulang ke Bandung. Saat masuk tempat pembelian tiket, waw, ramai sekali. Kami lihat nomor yang sekarang sedang dilayani. 680an. kami lihat nomor antrian kami. 963. Hadeh, antri lamaaa sekali. Berdiri dengan tangan disilangkan di dada, tangan memegang nomor antrian dan formulir tiketnya, mulut cemberut, muka berminyak. Tidak enak untuk dipandang. Ketika nomor 961-965 dipanggil, mbak Mama dan dik Fara menuju loket pembelian. Mereka kembali lalu saya bertanya apakah mendapatkan tiket ke Bandung atau tidak. Mereka menggeleng dan mengatakan kalau tiket sampai tanggal 8 Juli sudah habis. Sediihhhh :(

Melanjutkan perjalanan ke Benteng Vredenburg. Subhanallah, jalannya ramai dan macet sejak di Popeye itu. Yang kalau kita ngebut di jalan turunnya, berasa mak seerr, kebelet pipis. Untung kami menggunakan motor jadi bisa nylempit-nylempit. Benar-benar membuat frustasi, marah ingin meledak-ledak. Setelah menembus kermaian Malioboro, yang aku tebak berasal dari Mukatamar dan liburan, sampailah kita pada Benteng Vredenburg.

Di benteng Vredenburg ada FKY, Festival Kesenian Yogyakarta. Pameran seni rupa dan pasar seni tersaji di sana. Stand-stand berupa hasil karya seni ada di sana. patung kuda beserta andong terbuat dari susunan-susunan kayu, patung makhluk berjubah. Orang-orang berkreasi melalui musik, mengukir miniatur, melukis, membuat karikatur. Ada juga yang berjualan baju-baju, pernak pernik, rajutan. Weh, ada konser keroncong (atau campursari) juga loo. Lalu kami duduk sambil makan takoyaki dan minum jus. Ada bule dari Belanda yang ngobrol sama mbak-mbak. Kami terdiam, diam-diam nguping membicarakan apa. Katanya Indonesian people is friendly. I like nasi goreng. Bulenya bilang Indonesia yang bagus-bagusnya. Haha. Memang bagus kok. Selesai di pasar seni, kami menuju pameran seni rupa. Lukisan, karya instalasi (eh, apa sih?), interior rumah. Okey, saya tidak terlalu mengerti maksud dari karya yang ada di sana. Kalau dilihat dari mata saya, kok gambar-gambarnya ‘saru’ ya? Dua orang laki-laki perempuan berpakaian pantai. Yang perempuan memegang wortel dan tangannya mengarah ke ‘burung’ milik laki-lakinya. Kemudian, ada gambar yang keluar puntung rokok dai retsleting celana. Ada juga meja rias yang berasal dari paku yang disusun. Namanya juga seni, pekerja seni bebas berkreasi sesuai kreatifitasnnya. Pasti mereka punya tangan yang keren. Hebat, thumbs up!

Next destination is JEC. Ada Kimochi Fest. Apa itu? Semacam festifal jepang-jepangan begitulah. Tidak kalah dengan Vredenburg, ramainya luar biasa. Membeli tiket 3000 lalu masuk. Stand tatoo, gundam, anime, dan serba-serbi jepang. Orang-orang otaku, jepang holic, berkostum harajuku atau mirip anime. Aku hanya menaikkan alis, mata menipis sinis. Haha. Band-band tampil di atas panggung. Gedombrangan, entah bernyanyi apa, cukup membuat telinga bising. Memang aku tidak terlalu suka musik yang keras. Untunglah ada stand makanan. Saking banyaknya jadi bingung mau beli apa. Es krim, jus, dimsum jadi pilihan kami.

Sekitar pukul 7 kami pulang. Semula mau lewat makro, casa grande. Tapi tidak jadi. Lalu kami lewat babarsari, seturan, baru masuk ringroad.

Dari dua tempat pameran yang kami kunjungi. Di FKY : aku merasa adem ayem, kagum, asik, enjoy. Orang-orang pekerja seni ternyata nyentrik ya tampilannya. Lucu. Di JEC : berasa anak gahol, yoi bro, heran, untunglah ada stand makanan yang membuat betah di sana. Over all, menyenangkan sekali mengunjungi pameran. Kalau di sepakbola, FKY vs Kimochi Fest, skornya 3-1 lah.

*sayang di Kimochi Fest nggak foto-foto

Advertisements

4 thoughts on “FKY vs Kimochi Fest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s