Bukan Teman

Salah satu alasan bersekolah adalah mendapatkan teman. Bukan tentang sekolah yang akan saya bahas di sini, tapi mengenai teman. Ya, siapa yang tidak butuh teman di dunia ini? Seseorang yang bersedia memberikan bahu dan peluk ketika jatuh. Seseorang yang senantiasa turut bercita saat suka.

Inilah mereka. Inilah kami. Bukan sekedar teman, namun sahabat.

Satiti Sukma Dewi. Anak jahil yang justru membuatku betah duduk dengannya selama satu tahun. Dewi, begitu panggilannya, adalah korban rumah runtuh ketika gempa 27 Mei 2006 lalu. Sehingga ia harus nglaju dari Seyegan (rumahnya sekarang) hingga SMP 1 Bantul. Kegigihannya terbawa hingga SMA sehingga menjadi salah satu anak pintar di kelas, terutama Biologi.

Faizana Izzahasni. Adalah saya yang dipanggil Ijah. Walaupun berantakan, tapi justru yang menghidupkan di sini.

Sarah Mar’atul Azizah. Kalau dibandingkan, Sarah adalah makhluk paling normal dari berempat. Bersikap sewajarnya, rajin, memperhatikan penampilan, dewasa (karena paling tua :p). Penjual pulsa dan agen Sophie Martin adalah kegiatannya selain sekolah. Les di primagama sudah menjadi rutinitasnya sejak kelas 2. Hebat bukan?

Ninda Hanum Wikansari. Teman sebangku ketika kelas XI. Sekretaris sepanjang SMA karena tulisannya bagus. Kalau tidak rapi, Hanum akan mengulanginya dengan kertas baru. Adalah anak pecinta alam dan bangga terhadapnya. Ia selalu ada ketika mendaki gunung Merbabu pada pendakian massal lalu.

Entah dari mana dan siapa yang mengusulkan, sebutlah kami dengan DISH. Dewi, Ijah, Sarah, Hanum. Itulah mengapa saya menyebut ‘menghidupkan’ sebelumnya. Tanpa ‘I’ tidak akan terbaca. Haha :D

Lalu foto siapa itu? Amalia Fajar Ariani. Teman satu SMP yang belum saya kenal. Hanya sekedar tahu. Lalu bertemulah kami di kelas XI. Walaupun hanya satu tahun bersama dalam sekelas, tapi percayalah, saya merasa comfort mempunyai Emil sebagai sahabat.

Nah, itulah mereka yang menorehkan sejuta warna dalam hidup saya.

:)

Advertisements

5 thoughts on “Bukan Teman

  1. eh, aku ngambil foto itu nggak papa yaa…
    sori fotonya kecil. udah dari sananya. lagipula kalau digedein entar nyedot kuota internet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s