Negeri 5 Menara

Ketika sedang belajar meyukai baca buku, “Negeri 5 Menara” menjadi pilihan. Novel karya Ahmad Fuadi yang bercerita tentang kehidupan pondok, persahabatan, dan kesungguhan untuk meraih cita-cita. Bahwa Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

“Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Merantaulah, kau akan mendapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam

Tentu menusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan”

Imam Syafi’i

Advertisements

2 thoughts on “Negeri 5 Menara

    1. iyaaa, pengen ke itb. tapi kok setelah dipikir2, kuliah disana mahal… kata mbak mama, gaya hidup di bandung ketinggian buat aku. hahaha :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s