Tali

Aku berjalan meniti seutas tali yang rapuh. Pijakan pertama kestabilanku goyah. Aku takut untuk mengayunkan kaki menuju langkah selanjutnya. Benar saja, aku terjatuh dan terpuruk ke jurang yang teramat dalam. Jurang yang kupilih sendiri.
Dan aku melihat mereka dengan lihai memainkan kaki mereka melewat tali itu. Ada dua kemungkinan disini. Aku akan terus terpuruk dan jatuh semakin dalam. Atau aku akan bangkit dan kembali berjalan di atas tali dari awal. Ya, dari awal.
Tidak mudah bagiku untuk berada pada posisi kedua. Walaupun kata-kata Duta selalu terngiang di telinga: bila ku terjatuh nanti kusiap tuk melompat lebih tinggi.
Biarkan aku memulainya dari awal walaupun mereka telah berada jauh di ujung tali sana. Let me enjoy the process agar bisa memaknai setiap titian tali yang kulewati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s