Chicken

Ada percakapan kecil antara saya dan teman:

Nggak ngerjain tugas, teman?/aku nggak disuruh apa-apa sama kelompokku/wah, enak ya/enggak juga sih. Aku jadi merasa nggak dipercaya buat ngerjain tugas padahal aku mau. Jadi nggak dianggep/*lalu hening

Pernah tidak dipercaya dan dianggap tidak mampu untuk melakukan suatu hal?

Aku pernah.

Dulu ketika kesulitan mendapatkan izin untuk naik motor sendiri ke sekolah. Karena saya baru bisa naik motor masa-masa SMA. Jalannya ramai, nyebrangnya susah, parkirnya gimana, dan sebagainya. Lalu dengan keras kepala saya bilang ke ibuk: tolong buk, kasih kepercayaan adik buat naik motor. Kalau hanya diam saja kapan bisa maju? Akhirnya dibolehkan juga naik motor ke sekolah dan sekarang sudah melalang buana sampai kemana-mana. Kita butuh keberanian untuk melangkahkan kaki pertama kali. Maka selanjtunya akan terasa semakin mudah.

Seperti yang sudah pernah ditulis dipostingan sebelumnya, bapak pernah melarang saya untuk memilih arsitektur lagi di snmptn tertulis karena pernah gagal masuk di tempat yang sama melalui  snmptn undangan. Ya walaupun itu bapak utarakan setelah melakukan tes snmptn. Benar-benar membuat jatuh runtuh meneteslah air mata ini. Kalau udah gagal masuk di satu tempat nggak bakal mungkin masuk ke tempat lain walau dengan jalur apapun, itu alasannya. Rupanya keberuntungan masih berpihak pada saya. Saya berhasil masuk. I prove to him that i can! Tapi ini masih awal. Berbagai rintangan di depan sana menghadang. For second, three times, many times, i prove that i can!

Dan seperti itulah, karena banyak faktor saya merasa dianggap tidak mampu melakukan ini itu, bahkan mengangkat beban berat dianggap tidak mampu padahal belum mencoba. Yeah, teori labelling malah justru membuat orang semakin menjadi label yang menempel padanya.

Sehingga selalu saya ingat kata-kata dari mario teguh: izinkanlah saya mencoba, lalu jika ada kesalahan izinkanlah saya untuk memperbaikinya.

Secara tidak langsung, takut untuk berbuat salah atau tidak mempercayai seseorang untuk berbuat sesuatu mengajarkan mental pengecut. Dan menampar sekali kata-kata bapak dosen. Kalian ini mahasiswa kok punya mental pengecut. Jangan jadi orang pengecut! Jawaban salah tidak apa-apa yang penting sudah berani maju untuk menjawab.

Jadi, yang bisa bilang YES WE CAN bukan cuma Barack Obama. Tapi saya, kamu, kita, semua buktikan kalau YES WE CAN!

Advertisements

2 thoughts on “Chicken

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s