WO!

Cuma membayangkan saja. Mengerjakan sebuah atau berbuah-buah project bersama saudara. Seperti Jonas Brother, The Corrs, atau penemu-penemu apaaa gitu (ada nggak sih?), atau mungkin seperti Pippa Middleton yang merancang pesta pernikahan untuk kakaknya.

Ngomong-ngomong soal pernikahan. Saya jadi membayangkan menjadi wedding organizer gitu. Mbak zia sih yang pertama bilang. Mm, korban pertamanya Mas Supi kali yaa. Soalnya cucu paling tua. Dengan mengerahkan sepupu-sepupu semua hal ihwal pernikahan kita sendiri yang mengurus.

Mulai dari undangan pernikahan yang ‘beda’. Bukan cuma selembar kertas yang lalu dibuang. Atau sudah ada peningkatan, undangan menggunakan kipas. Tapi mungkin bisa woro-woro di pinggir jalan atau cukup secara lisan. Tapi kalau mau berupa ‘barang’, saya siap mendesainnya. Wekekekek, padahal corel photoshop aja belum bisa. Pakai paint atau power point bolehlaaaah :p oh! Dan kata-kata di undangan bosen ah gitu-gitu terus. Padahal kan kebanyakan orang yang dilihat nama pengantin sama tempat tanggal pernikahan saja. Jadi ada sesuatu yang menjadi daya tarik tamu untuk membaca semua isi undangan. Dibuat komik atau novel sekalian nggak papa.

Undangan fix, lalu tempat pernikahan. Saya selalu suka pernikahan dengan tema garden party atau outdoor gitu. Di kebonnya mbah susukan atau hutan wanagama bisa jadi pilihan. Eh, tapi pantai atau bukit pribadi juga oke. Enaknya garden party adalah tidak perlu membuat dekorasi rewo-rewo. Kan sudah ada pohon yang bikin sejuk. Kalau mau pakai bunga-bunga ya tanam saja. Karena saya agak tidak setuju dengan rangkaian bunga yang bagus itu lalu hanya berakhir di tempat sampah atau malah dimakan mas-mas jathilan. Kan sayaangg. Mendingan juga setangkai mawar yang seharga 5000 itu untuk beli mie ayam santika. Nah, di kebunnya ada spot tertentu yang lucu-lucu. Bagus buat foto-foto. Kan biasanya ada sesi pemotretan bersama pengantin, jadi si tamu bisa milih mau foto di mana. Sambil acara makan, kedua pengantin jalan-jalan menghampiri tamu yang sebagian besar adalah teman pengantin. Ngobrol bersama teman tiada habisnya kan. Lalu foto bareng deh.

Walah, malah belum cerita konsep pernikahannya yaa. Jadi  konsepnya adalah simple friendly. Tamu undangan hanya saudara dekat dan teman pengantin jadinya nggak ribet. Undangan dan lokasi+dekor sudah saya ceritakan sebelumnya. Makanannya dibuat prasmanan, lalu  isinya yang seger-seger: es krim magnum, cendol, air laut. Ya, makanan ringan batagor, arem-arem, tahu susur, pisang goreng. Masih banyak lagi.

Selanjutnya adalah apa yang akan pengantin gunakan? Nggak mungkin kan pakai wedding dress panjang dan menggelembung besar itu atau sanggul sasak setinggi gunung dengan jarit yang sempit untuk melangkah saja susah. Yang penting pengantin nyaman memakai soalnya habis ini mau renang di pantai. Rok batik yang longgar, kebaya broklat (?) yang simple nan anggun. Yang laki-laki …. Sarungan aja deh. Untuk make up serahkan ke mbak mama karena akhir-akhir ini sering buka tutorial make up di youtube. Tidak perlu pakai lipstik merah seperti merilyn monroe, blush on super tebal membuat kesan kempot, banyangan hidung biar terlihat mancung, alis gambar seperti belokan sirkuit, bulu mata palsu yang bahkan buat melek aja susah atau foundation yang mbadel (kalau udah lama jadi pecah2 di daerah hidung atau sekitar bibir). Tidak perlu itu semua. Kuasan make up sedikit saja sudah oke.

Satu lagi, souvenir. Asik banget membicarakan souvenir. Ooohhh bukaaaan, bukan sendok garpu atau tempat lilin atau kipas. Kita buat handmade-handmade lucu yang fungsional, bibit pohon juga boleh, tas go green, atau makanan! Iya, souvenirnya makanan. Coklat chungkybar (inspirasi dari Sarah), atau tusuk gigi. Biasanya kan setelah ambil makan banyak eh ternyata tidak habis karena makanannya nyelip di gigi. Kasih aja tusuk gigi bentuknya hati. Cute.

Kalau sudah terpikir semua, tinggal berdoa aja semoga lancar. Eh, tadi korbannya siapa? Mas Supi ya? Baiklah. Berarti juga mikir baju biar kancingnya tidak lepas.

Done!

Cc: Mbak zia dan sepupu-sepupu

Cc calon pengantin perempuannya? Boleeeh :D

Ini cuma buat asik-asik aja. Jangan dianggap serius. Eh, kalau serius juga boleh kok. Saya sambut dengan senang hati :D

Bagaimana kalau ada surprise?

Advertisements

5 thoughts on “WO!

  1. AYoooooooookkkk… mari segera kita buat master plannya..hehe.. bagi2 tugas, siapa tau keterusan bikin WO yg bisa jd bisnis keluarga, kayaknya asiiikk bgt.. jadi mimpi pgn punya tenda dgn design unik, dekorasi yg nyentrik, suguhan makanan yg lucu, kaya nyuguhin jamu beras kencur& kunir asem pake batok, cemilannya ketan lopis pake daun. trs makanan besarnya ada lotek, gudeg dll, pokoke yg ga biasa deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s