Selalu Saja

Selalu saja begini.

Melakukan hal-hal yang harusnya berada di nomor sekian. Membuat clay, pancake, menulis tulisan, tidur seharian, membaca novel, surfing internet, atau menyusun daftar pertanyaan untuk project kurang kerjaan. Tapi saya menikmatinya.

Hingga menyadari kalau tugas -yang seharusnya menjadi nomor satu- begitu banyak dan liburan sudah hampir selesai dan belum ada yang tersentuh. Saya mencoba memahami kalau kuliah memang banyak tugas.

Selalu saja merasa seperti ini.

Advertisements

One thought on “Selalu Saja

  1. Kalau kau suka, tetaplah. Kalau nggak suka, ubahlah. Semua hal sulit bisa disederhanakan seperti rumus matematika, Za. =w=
    Btw, wawancarane piye? Aku arep mlebu Apresiasi malah wis tutup wawancarane… Ya sudah.. tahun ngarep wae.. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s