gagal

ibuk: dek, cucian banyak banget. tak panggil mbak itu yaa buat mbantuin setrika.

saya: jangan buuk, jangaan. tak setrikain deh tapi besok, nunggu tugas ini selesai.

ibuk: sama besok nyapu halaman belakang lagi yaa.

mbak mama: malah jadi mbak mama kan yang nyapu? padahal jatah mbak kan yang depan.

saya: iyadeh iyaa -_-

mbak mama: halah, palingan juga pergi seharian terus pulang malem lagi #jleb

serasa rumah hanya sebagai tempat numpang tidur dan makan. hey, ada orang dan pekerjaan rumah yang juga harus diperhatikan dan diurus. egois banget kalau kegiatan kuliah dijadikan alasan untuk tidak berinteraksi dengan keluarga. padahal mereka adalah orang yang selalu menerima seberapapun buruknya kita, yang membantu berdiri saat jatuh. bahkan bapak yang jarang komentar sampai angkat bicara ketika sering pulang malam. iya sih, walaupun ujung-ujungnya mereka juga let me go dan cuma berpesan: ngati-ati, dek tapi tapi … ah, nggak tau diri deh jadi orang. oke. saya merasa gagal menjadi anak perempuan :(

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s