Berbicara dengan Tuhan

DSC05893

Kapan terakhir kita bertemu, ya Tuhan? Walaupun selalu Kau sediakan waktu untukku kapan saja, tapi kutemui Kau hanya setiap 5 kali sehari. Itupun belum tentu kupenuhi seutuhnya. Lebih parah lagi, aku hanya melakukan kewajiban rutinitas belaka. Tanpa esensi yang kumasukkan di dalamnya.

Aku rindu berada di dekatMu, Tuhan. Bukankah janjiMu untuk berada 1000 kali lebih dekat ketika aku mendekat? Aku hanya mendekatiMu ketika ada mau. Selain itu kulupakan Kau dan tenggelam dalam kebahagiaanku sendiri. Padahal semua yang terjadi adalah campur tangan kuasaMu. Macam apa aku ini ya?

Aku merindukan saat-saat berada di sekitar orang-orang yang selalu dekat denganMu. Di kehidupan mereka yang bisa dibilang seimbang. Prestasi akademik dan softskill yang meroket karena selalu ada Engkau di setiap langkah. Mereka pernah mengatakan padaku jika nafasmu adalah Dia maka urusanmu akan dimudahkan.

Aku benar-benar merindukanMu, Tuhan.

Hidupku hanya habis untuk mengurus masalah dunia. Melakukan hal-hal yang melanggar norma yang Kau buat. Apatis terhadap perintahMu padahal itu semua demi kebaikanku.

Bagaimana nasib akhiratku kelak?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s