Tips Memilah Sampah

Isu-isu tentang pemanasan global sudah sering diangkat oleh berbagai kalangan, baik komunitas lokal hingga converence pejabat negara. Percuma kalau yang bergerak hanya beberapa orang saja. Aksi menolong bumi bisa dilakukan mulai dari rumah, salah satunya dengan mengelola sampah.

Ketika di jauh sana, kami ‘terpaksa’ mengikuti aturan untuk membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Dan kebiasaan itu terbawa sampai sekarang. Pernah pada awalnya dibilang aneh dan kurang kerjaan mengantongi sampah di tas atau saku karena tidak menemukan tong sampah. Tapi lama kelamaan semakin banyak orang sadar akan hal ini :)

Jadi, bagaimana kami mengelola sampah di rumah? Kami memilah sampah menjadi beberapa jenis:

1. Sampah botol dari plastik keras seperti botol aqua, yakult, dsb. Cuci bersih terlebih dahulu supaya tidak bau.

DSC_0056[1]

2. Kardus makanan

DSC_0057[1]

3. Sampah anorganik lainnya seperti bungkus makanan, plastik. Lalu akan diambil oleh bapak truk sampah.

*lupa belum foto ternyata*

4. Kertas. Kami berkecimpung di bidang pendidikan. Jadi memiliki banyak kertas bekas sisa soal ulangan, nilai siswa, salah ngeprint tugas. Kertas-kertas ini kami buang/jual setelah 2 sisinya terisi oleh print-printan lainnya atau coretan hitung-hitungan. Hmm, bagaimana menurutmu jika tugas atau bahkan skripsi yang penuh revisi itu di print di kertas bekas lalu dikumpulkan ke dosen?

DSC_0064[1]

5. Sampah organik basah. Merupakan sisa makanan, duri ikan, potongan sayur. Sebelum membuang cangkang telur kami cuci terlebih dahulu supaya tidak menimbulkan ulet jika didiamkan lebih lama. Sampah jenis ini dibuang di belakang rumah. Bapak membuat lubang di kebon untuk sampah jenis ini. Setelah penuh, timbun dengan tanah lalu jadilah pupuk kompos.

DSC_0058[1]

DSC_0054[1]

DSC_0061[1]
lubang yang digunakan untuk membuang sampah organik basah

Sampah yang sudah dipilah-pilah dari awal bisa menambah nilai jual serta mempermudah pekerjaan. Selain bisa dijadikan pupuk, kita bisa dengan mudah menjual sampah tanpa perlu dipisah-pisahkan lagi.

Semoga bermanfaat :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s