Beda

Ketika prinsip hidup yang kamu pegang berbeda dengan lingkungan di sekitar. Lalu menjadi minoritas seolah mengekang. Hati dan logikamu berkata tidak tapi hanya berakhir pada bungkam. Percuma saja menyampaikan pendapat jika mereka menutup pintu perspektif lain. Lalu mengecap hidupmu unik. Ketahui saja kalau itu memperhalus dari kata aneh.

Tapi buat apa dipermasalahkan? Karena nilai-nilai hidup yang dianut saja sudah berbeda, sekuat apapun saling meyakinkan pendangannya ya tidak akan pernah menemukan titik persimpangan.

Jadi yaudah sih.

Seburuk-buruk orang menilai kamu, sejahat-jahat mereka terhadapmu, tetaplah berbuat baik. Hal itu yang selalu orang rumah tekankan kepada anak-anaknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s