Jalan Kemana?

Januari baru menapaki 9 hari. Tapi sudah banyak kejutan yang meledak-ledak. Efeknya tidak hanya dirasakan dalam hitungan detik. Bulan-bulan kedepan bahkan tahun berikutnya akan menerima imbas.

Menyusun ulang life plan. Padahal sebelum bertemu dengan ibuk-ibuk itu, tidak pernah buat rencana apa-apa. Hidup mengalir saja. Tapi katanya disuruh buat. Tapi toh life plan sering banget berubah mengikuti perkembangan zaman. Jadi untuk apa ya buat lifeplan? Haha

Jadi ya gitu. Aan ngetweet kalau jam-jam segini adalah saat memikirkan masa depan. Lalu berakhir galau lalu tidur aja deh. I hate this side of me yang kebanyakan mikir aneh-aneh.

Apalagi sekarang sedang dihadapkan pada banyak pilihan yang harus segera diambil keputusan dalam 1 minggu kedepan. Bahkan nanti siang juga harus ketemu untuk menyatakan keberpihakkan. Pengen diambil semua rasanya. Tapi yang jadi masalah adalah konsekuensi jangka panjang yang membuat lainnya menjadi agak tersingkirkan.

Nggak bakal tersingkirkan kok jah, asal kamu mau bekerja lebih giat lagi. Be wise.

Sebagai konklusi, Suva komen di status line nya Ulfah:

Baru gini aja udah ogah-ogahan, gimana nanti.

DOR!

Selamat menjalani hari untuk meraih apa yang dinanti :D

Merasa kalau galau akademik dan pekerjaan lebih menyeramkan daripada.. 

galau jodoh.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s