Bimbang

Kutumpahkan semua yang ada di kepala ke dalam bait-bait kata. Kupastikan diksi sudah tersusun rapi dan tidak menyinggung hati.

Tapi berulangkali keraguan muncul untuk memecet tombol publish. Betapa pengecutnya aku yang tidak berani menghadapi komentar orang yang menghakimi.

Karena ini bukan hanya tentang pemikiran tapi juga perasaan.

One thought on “Bimbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s