Detak jarum jam semakin jelas kudengar. Akhir bulan datang lagi dan kepanikan terpompa sejalan dengan darah yang keluar dari jantungku. Bukan karena kantong semakin tipis, tapi karena waktuku hampir habis.

I wish I could go back to those days when I could easily pour my thought into words. Satu-satunya hal yang aku harapkan dari masa lalu. But I am trying to start again, anyway.

Advertisements

5 thoughts on “

    1. haiiiiii azaaam, lama sekali tidak bertukar sapa. kowe kan wis dadi penulis, mbok komen opoo ngono buat meningkatkan kualitas tulisan saya yang masih cupu ini :””

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s