Lebaran 1439 H

  1. Lebaran hanya bersama ibuk bapak. Dua kakak tidak pulang karena ada urusan sendiri-sendiri. Udah gede. Di tempat rame juga merasa kesepian, jadi kondisi seperti ini…biasa aja. Serius? Enggak.
  2. Baru saja dapat email yang dibold, underline, italic. Mata langsung menuju ke tulisan not successful. Sudah saya duga sebelumnya tapi kok tetep puyeng juga ya. ‘Kegagalan’ semacam ini menyadarkan saya kalau sudah hampir 2 tahun saya berada dalam zona nyaman, berhenti mengusahakan sesuatu.
  3. Ada tulisan serius yang belum selesai dikerjakan. Kenapa jadi semakin susah menulis?
  4. Harus terus sibuk supaya tidak sempat mikir hal yang tidak penting. Kadang pengen tenggelam dan menghilang. Itulah mengapa saya suka tidur. Sibuk tidur?
  5. Merujuk pada tulisan Mbak Nuzuli, iya memang tidak semua cerita perlu disampaikan. Beruntunglah jika punya seseorang yang dipercaya yang jadi ‘tempat sampah’ segala macam. Buku harian bisa jadi salah satu opsi. Tapi buku harian bukan orang.

Gimana? Sudah memaafkan diri sendiri belum?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s